Bercanda dan Bermain Secara Islam :)
Rasulullah saw bersabda: " celakalah orang yang berkata-kata dengan suatu perkataan untuk di tertawakan oleh orang ain , kemudian ia berdusta . celakalah dia! celakalah dia!."(HR.Tirmidzi)
Canda Yang Islami
Islam adalah agama yang realistis, tidak tenggelam dalam dunia khayal dan lamunan. Islam tidak memperlakukan manusia sebagai malaikat, tetapi islam memperlakukan manusia sebagai manusia . Oleh sebab itu , isla tidak mengharuskan dalam seluruh percakapannya ituh berupa zikir, diamnya berarti zikir, dan seluruh senggangnya hanya di masjid.
Allah Menciptakan manusia sebagai makhluk yang suka bergembira, tertawa, dan bermain sebagaimana mereka diciptakan suka makan dan minum, selama semua itu tidak di lakukan secara berlebihan.
Kehidupan Rasulullah saw. merupakan contoh yang baik bagi umat manusia. dalam khalwat-nya, beliau melakukan sholat dengan khusyuk , menangis dan lama berdir hingga kakinya bengkak demi mencari ridha Allah. tetapi dalam kehiduan dan hubungannya dengan orang lain , beliau adalah manusia biasa yang sangat cinta kepada kebaikan. wajahnya berseri-seri, senantiasa menampakan senyum, bergembira, dan tidak mau berkata kecuali yang hak.
Dalam do'a beliau selalu memohon, "Ya Tuhanku, sesungguhnya akku minta perlindungan-Mu dari duka dan susah".
Dalam salah satu riwayat yang cukup terkenal di ceritakan tentang berguraunya Nabi kepada seseorang perempuan tua . Orang tua tersebut memohon agar Nabi saw mendoakan supaya ia masuk surga . Maka jawab Nabi, surga tidak dapat menerima orang tua. mendengar jawaban beliau, perempuan tua itu menangis tersedu-sedu karena beranggapan bahwa dia tidak bisa masuk surga.
setelah Rasulullah melihat keadaan perempuan tua itu, maka belia pun menerangkan maksud dari omongannya. Orang tua tidak akan masuk surga dengan keadaan tua bangka, tetapi diubah bentuknya dalam bentuk lain sehingga dia akan masuk surga dalam keadaan masih muda belia. lalu beliau membacakan ayat suci Al-Qur'an, "Sesungguhnyakami ciptakan mereka itu dalam ciptaan yang lain, maka kami jadikan mereka itu peawan-perawan yang menyenangkan dan sebaya." (QS.Al Waqi'ah : 35-37) .
Para sahabat Nabi juga biasa bergurau, tertawa dan berkata yang lucu, karena mereka mengetahui akan kebutuhan jiwanya yang juga punya hak beristirahat dan gembira. Ali bin Abi Thalib pernah berkata. "Sesungguhnya hati itu bisa bosan seperti badan . Oleh karena itu, carilah segi-segi kebijaksanaan demi kepentingan hati. Istrahtkanlah hatimu sekedarnya sebab hati itu apabila tidak suka, bisa buta". Oleh karena itu , tidak salah jika seseorang muslim bergurau dan bermain yang kiranya dapat melapangkan hati. Tidak salah juga jika seorang muslim menghibur diri dan saudaranya dengan suatu hiburan , dengan syarat tidak diharamkan dan tidak berlebihan serta menjadikan seluruh waktunya hanya penuh dengan canda dan tawa.
sebenar-Nya Bercanda dan Bermain itu boleh -boleh saja tp jagan terlalu berlebihan, dan tetep dlm koridornya., jikalau kita bercnda berlebihn pasti ada yg ga terima..
BalasHapusyang penting tidak menyinggung dan menyakiti hati seseorang :)
BalasHapus