Minggu, 22 September 2013

BENARKAH SAYAP MALAIKAT BERTULISKAN SURAT AL-IKHLAS?


Banyak Sekali tanda-tanda kebesaran ALLAH yang ada pada makhluk-Nya, baik pada binatang, tumbuhan, maupun pada manusia. Anda mungkin pernah melihat lafadz ALLAH pada binatangyang di abadikan dalam sebuah foto, atau kita pernah mendengar sebuah pohon disuatu negara yang membentuk kalimat laa ilaaha illa Allah. Semua ini tidak lain di tujukan kepada kita agar selalu ingat kepada Allah Swt.

Salah satu bentuk keagungan Allah juga terlukis pada sayap malikat. Menurut suatu hadist, pada sayap malaikat terdapat tulisan surat  al-ikhlas. Keterangan ini terdapat dalam riwayat  Ibnu Abbas yang menyatakan bahwa Rasulullah saw. Pernah bersabda.
“Ketika melakukan isra’ ke langit, saya telah melihat Arasy di atas 360.000 sendi dimana jarak tempuh antara satu sendi ke sendi lainnya ialah 300.000 tahun perjalanan. Pada tiap-tiap sendi itu terdapat padang sahara sebanyak 12.000 dan luasnya setiap satu padang sahara itu seluas dari timur hingga ke barat. Pada setiap padang sahara itu terdapat 80.000 malaikat dimana semuanya membaca surat al-ikhlas.”
Demikian Agungnya Posisi Surat Al-ikhlas di antara surat-surat lainnya, hingga ia sampai terlukis disayap para malikat.

Setelah itu Nabi berkata lagi, “Setelah selesei membaca surat tersebut mereka berkata: Wahai Tuhan Kami sesungguhnya pahala dari bacaan kami ini kami berikan kepada orang yang membaca surat al-ikhlas, baik ialaki-laki maupun perempuan.”
Ketika para sahabat mendengar keterangan Nabi yang demikian itu, mereka dibuat berdecak kagum. Lalu Nabi bersabda  lagi, “ Wahai para sahabatku , apakah kamu semua kagum?” para sahabat menjawab: “Ya, kami sungguh kagum, ya Rasulullah saw.”
Rasulullah saw. Bersabda, “Demi Allah yang jiwaku di tangan-Nya, sesungguhnya QulHUwallahu Ahad itu tertulis disayap malaikat jibril a.s, Allahush Shamad itu tertulis di sayap malaikat Mikail a.s, Lam Yalid Walam Yuulad tertulis di sayap malaikat Izrail  a.s, Walam Yaqullahu Kufuan Ahad tertulis di sayap malaikat Israfil a.s. Oleh karena itu, barang siapa dari umatku membaca surat al-ikhlas maka dia diberi pahala membaca kitab Taurat, Injil, Zabur, dan al-Qur’an yang agung.”
Setelah Rasulullah saw. Berkata demikian, baginda bersabda lagi, “Wahai sahabtku, apakah kamu semua kagum” maka para sahabat menjawab, “Ya Rasulullah saw. Kamu semua kagum.”
Lalu Rasulullah saw. Bersabda , “Demi Allah yang jiwaku di tangan-Nya, sungguh Qulhuwallahu Ahad itu tertulis di dahi Abu bakar Ash-Shidiq, Allahush Shamad itu tertulis di dahi Umar al-Faaruq, Lam Yalid Walam Yuulad itu tertulis di dahi Ustman Dzun Nuurain dan Walam Yakun Lahu Kufuwan Ahad tertulis di dahi Ali ra. Oleh karena itu, siapa yang membaca surat al-ikhlas maka ia diberi oleh Allah pahala Abu Bakar Ash Shidiq , Umar, Ustman dan Ali.” (Keterngan ini terdapat dalam kitab Hayatun Quluubi).
Nabi Pernah Bersabda, “Barang siapa membaca surat al-ikhlas sewaktu sakit sehingga dia meninggal dunia, maka dia tidak akan membusuk di dalam kuburnya, ia akan selamat dari kesempitan kuburnya dan para malaikat akan membawanya dengan sayap mereka, melintasi titian siratulmustaqim lalu menuju ke surga.”
Ada suatu kisah yang menggambarkan keagungan surat al-ikhlas, kisah ini terekam dalam hadist. Suatu kali nabi memberikan sebuah teka-teki kepada para sahabatnya: siapakah di antara kamu yang dapat mengkhatam Qur’an dalam jangka waktu cepat? Tidak ada seorang sahabat pun yang bisa menjawabnya. Umar lalu berkata bahwa mustahil bisa mengkhatamkan al-Qur’an dalam waktu begitu cepat. Tetapi Ali kemudian mengangkat tangannya. Melihat hal ini, Umar langsung berkata bahwa Ali (yang masih kecl pada waktu itu) tidak tahu apa yang di katakannya itu. Rasulullah saw. Mejawab dengan mengatakan bahwa Ali benar.
Menurut Nabi, membaca surat al-ikhlas 1x pahalanya sama dengan membaca 10juz al-Qur’an , lalu  dengan membaca sebanyak 3x maka khatamlah al-Qur’an. Karena hal itu sama dengan membaca 30juz al-Qur’an.

Ini menunjukan bahwa surat al-ikhlas memiliki kelebihan di bandingkan dengan surat-surat yang lainnya. Karena itu, kita sering mengucapkannya pada saat zikir, tahlil, shalat,keadaan takut dan sebagainya. Karena itu pula, Allah mengukirnya pada sayap malaikat.
Hal ini pula yang membuat kenapa surat al-ikhlas terlukis di sayap malaikat. Kenapa bukan surat lainnya? Toh, sama-sama al-Qur’an. Ini disebabkan surak al-ikhlas memiliki kemuliaan yang sangat tinggi di bandingkan surat-surat lainnya.
Abu Sa’id al-Khudry Berkata “ Ada seorang sahabat Rasul mendengar tetangganya membaca berulang-ulang ayat Qulhuwallahu Ahad. Kemudian keesokan paginya, Abu Sa’id al-Khudry menyampaikan kepada Rasulullah perihal yang di dengarnya semalam, yakni seakan-akan sahabat ini menganggap ringan keduduan surat ini. Maka Nabi pun bersabda, “Demi jiwaku yang ada ditangan-Nya. Sesungguhnya surat al-ikhlas benar-benar menyamai sepertiga al-Qur’an.” (HR.Bukhori dalam Bab Fadha’il Qur’an No.5014).
Hadist di atas sekali lagi menunjukan betapa agungnya posisi surat al-ikhlas, sehingga harus terlukis di sayap malaikat. Pertanyaan nya kemudian adalah kenapa hanya malaikat jibril,mikail,israfil dan izrail saja yang sayapnya terlukis dengan surat al-ikhlas?
Inilah pertanyaan yang sulit untuk dijawab.
Tapi, bila kita melihat sejarah para malaikat, maka kita tahu bahwa keempat malaikat itu memiliki peran sentral dalam kehidupan makhluk Allah.
Malaikat jibril misalnya, bertugas menyampaikan wahyu Alla kepada Nabi Muhammad saw. Ia adalah pemimpin para malaikat. Ia juga menjadi tempat keluh kesah Nabi saat dirinya  sedang dalam kebingungan dan sebagainya.
Lalu malaikat Mikail, yang bertugas mengatur cuaca hujan, kemarau, rezeki dan sebagainya. Sedang malaikat israfil bertugas meniup sangkakala dan malaikat izrail bertugas mencabut nyawa seluruh makhluk. Bukan berarti tugas-tugas malaikat  yang lain tidak terlalu sentral dalam kehidupan manusia. Tetapi, dengan diukirnya surat al-ikhlas pada keempat malaikat diatas, setidaknya menunjukan akan peran utama mereka dalam kehidupan makhluk Allah terutama manusia.
Tentu ini hanya sebatas analisa, sebab persoalan ghaib ini hakekatnya hanya Allah yang Maha Tahu. Kita pun tidak penting membanding-bandingkan peran malaikat satu sama lain. Yang penting tugas kita adalah mempercayai bahwa di sayap-sayap malaikat yang empat itu terlukis surat al-ikhlas, yang berarti mengindikasikan pentingnya surat ini untuk selalu kita baca setiap saat kita membaca  al-Qur’an. Terutama surat al-ikhlas.
Amiinn ....

1 komentar: