Di
pagi hari yang cerah, seorang janda yang sedang menyapu halaman rumahnya.
Bernama “desy”.Desy ialah seorang istri yang di tinggal suaminya pergi akibat
perselingkuhan. Sehingga kini status desy ialah janda. Tetapi desy masih terlihat
sangat muda seperti berumur 25tahun. Sedangkan usianya menginjak 32tahun. Desy
belum mempunyai seorang anak. Sekarang desy hidup sebagai sebatang kara dan tak
mempunyai pekerjaan. Dan akhirnya desy menuju jalan yang salah, ia menjadi
seorang kimcil yang tiap malam melayani om-om dan pejabat-pejabat cabul. Untuk
memenuhi kehidupannya kini desy rela menjual harga dirinya kepada laki-laki
liar.
Sahabatnya
suci sering se-kali mengingatkan desy untuk bertaubat dan mencari pekerjaan
yang lebih baik dan halal. “des, kenapa kamu tak berhenti dari pekerjaan ini?”
tanya suci.
“kalau aku
berhenti, lantas aku makan dengan apa suci? Batu...?” ujar desy dengan suara
lantang.
“masih banyak
des, pekerjaan diluar sana yang halal”. Hentak desy.
“alaahh...buktinya
semua pekerjaan yang kamu tawarkan ke aku, tidak membuahkan hasil”. Desy
mengelak.
(Suci tak bisa
menjawab, dan hanya menggelengkan kepala dan ber-istighfar dalam hatinya).
Malam
minggu, tanggal 31 Agustus 2013 pukul 24.00 Ini desy telah bersiap-siap dan berdandan
sangat sexy dan cantik. Untuk siap-siap mangkal di pinggiran kota. Karena desy
masih terlihat muda dan cantik di bandingkan teman-temannya, tak heran bila
desy lebih dulu yang mendapatkan pelayan. Yaitu, seorang pengusaha batu bara.
Tanpa basa-basi desy langsung memasuki mobil pelayan.
“hai...kamu
cantik sekali”. Goda laki-laki itu.
“ahh..kamu bisa
saja”. Jawab desy.
Sesampainya
di hotel berbintang, desy langsung dibawa ke kamar oleh lelaki itu. Desy pun
langsung melayani lelaki itu. Dan di bayar 10jt rupiah. Selesei melayani lelaki
itu, desy di antarkan pulang pukul 03.00 WIB.
Keesokan
harinya seperti biasa, sahabat desy yang sangat muslimah itu menghampiri rumah
desy.
“assalamu’alaikum
des, tadi malam kang asep mencarimu dan datang ke rumahmu, kamu kemana ya?”
tanya suci.
Kang
asep ialah putra dari lurah di kampungnya yang sudah lama menaksir desy. Tapi
kang asep ini berbeda dari laki-laki lain. Sopan santun dia sangat baik.
Tetapi, tetap saja desy terus-terusan menolak kang asep.
“ya..sory, tadi
malam aku habis kerja”. Jawab desy.
“kerja apa kamu
des? Jangan bilang kamu sebagai kupu-kupu malam lagi...?” tanya suci.
“ya, terus
kalau bukan itu apa lagi ?”. jawab desy.
“kamu masih
belum bisa berhenti dari pekerjaan itu ?”. tanya suci.
“hhoooaammm. . .
. ahh sudahlah suci, aku sebenarnya masih ngantuk. Aku baru pulang jam 03.00
tadi, sudah ya mau istirahat. daaahhh. .. .” .sambil menutup pintu dan
meninggalkan suci di depan pintu.
(Suci hanya
bisa beristighfar lagi sambil menggelengkan kepala).
Malam selanjutnya, desy sudah stand
by ditempat pangkalannya. Malam ini desy terlihat sangat sexy sekali, karena ia
baru saja mendapat kenalan seorang pejabat kaya raya.
Mobil mewah
datang menghampiri desy yang ternyata ialah pejabat kaya raya itu. Tanpa basa-basi
lagi desy langsung di bawa pergi. Dan ternyata desy bukan dibawa kesebuah hotel
melainkan penampungan kupu-kupu malam(kimcil). Dan orang yang menyamar sebagai
pejabat iala seorang polisi. Desy kaget bukan kepalang.
“lohhh . . .aku
mau dibawa kemana? Kita tidak kehotel?”. Tanya desy.
“maaf, saya
bukan seorang pejabat kaya, melainkan seorang polisi. Dan anda harus segera
ikut saya ke kantor”. Ujar polisi.
“haaa....
pak-pak tolong jangan bawa saya”. Keluh desy.
Tak lama
kemudian tempat perkumpulan kupu-kupu malam di razia habis-habisan dan tak lama
desy dan teman-temannya di jebloskan ke dalam penjara 10 tahun.
Desy hanya bisa
merenung di dalam sel. Dan hatinya berkata “ya Tuhan... ampunilah aku! Diriku
sangat kotor, berilah hidayahmu kepadaku ya Tuhan...”
5hari
kemudian
Desy
benar-benar menyadari akan kesalahannya. Dan ia sungguh-sungguh ingin
bertaubat. Suci datang tiba-tiba untuk menjenguk desy, suci dapat kabar bahwa
desy dipenjara. Desy tersentak kaget melihat sahabatnya datang untuk
menjenguknya. Sambil menangis desy berkata “suci...maafin aku selama ini.
Selama ini, aku tak pernah mendengarkan semua nasehat-nasehatmu. Kini aku sudah
menjadi wanita yang sangat kotor. Suci aku baru menyadari kalu selama ini kamu
begitu perhatian sama aku”. Sambil memeluk erat suci.
“sudah
des..sudah.. aku tidak pernah marah padamu dan aku sudah memaafkanmu”. Jawab
suci.
“tolong suci. .
. bantu aku untuk bertaubat”. Pinta desy.
“iya des, aku
akan berusaha membantumu, yang terpenting kamu harus meminta ampun sma Allah dan
harus mendekatkan diri pada-Nya”. Ujar suci.
Desy melepas
pelukannya dan menghapus air matanya.
“baiklah kalau
begitu, aku akan mendekatkan diri pada Allah”. Ucap desy.
“kalau begitu
aku pamit pulang dulu”. Ujar suci.
“terima kasih”
.desy Memeluk suci lagi .
“sama-sama,
assalamu’alaikum”. Ujar suci.
Desy kembali
menyesal dan terus merenung. Hari demi hari desy mulai untuk belajar sholat
meski di dalam sel.
10 tahun kemudian. . .
Desy kini
terbebas dari penjara. Dan ia kini bersi keras dan bersungguh-sungguh utuk
berhijab menutup auratnya.
Sesampai di
rumahnya. Desy menyapa suci “suciiiiii. . . . . . .” tersenyum desy.
Suci tersentak
kaget melihat perubahan desy yang sekarang? Tetapi dalam hatinya begitu senang
melihat sahabatnya yang sudah bertaubat.
“subhanallah...desy
kamu terlihat cantik menggunakan jilbab itu”. Suci tersenyum lebar.
“iya..ini semua
berkat pertolongan Allah dan pertolonganmu suci...” Desy tersenyum.
“dan beberapa
hari kemudian kini desy telah bisa menerima kang asep di hatinya, dan bulan
depan mereka akan segera menikah”.
“desy pun
menjalani rumah tangga dengan menjadi istri yang sholekha”.
Pesan Moral:
1.
Janganlah
menyepelekan suatu nasehat baik dari seseorang
2.
Berbuat baiklah
dalam melakukan segala hal
3.
Jadikan
pengalaman sebagai guru terbaik kita
4.
Mintalah
pertolongan kepada Tuhan Kita (ALLAH SWT)


